Blog

  • Pelatihan Creative Interactive Media: Mendekatkan Siswa SMK pada Dunia Desain UI/UX

    Pelatihan Creative Interactive Media: Mendekatkan Siswa SMK pada Dunia Desain UI/UX

    Latar Belakang

    Industri kreatif digital saat ini tidak lagi sekadar membutuhkan desainer visual yang mahir membuat poster atau konten media sosial. Perusahaan teknologi dan startup digital kini mensyaratkan kemampuan merancang user interface (UI) dan user experience (UX) — yakni kemampuan memahami alur interaksi pengguna, menganalisis kebutuhan, dan menghasilkan prototype produk digital yang dapat diuji.

    SMK Negeri 4 Bandung, sekolah kejuruan dengan sejarah panjang sejak 1962, memiliki program keahlian Multimedia yang menghasilkan siswa terampil di bidang desain grafis, editing video, dan animasi. Namun, berdasarkan observasi awal tim pengabdian Telkom University, siswa umumnya masih memandang desain sebagai proses estetika visual semata. Mereka belum terbiasa merancang produk digital berbasis kebutuhan pengguna, dan belum memiliki portofolio interaktif yang relevan dengan kebutuhan industri. Kesenjangan inilah yang menjadi dasar dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Creative Interactive Media: Pelatihan UI/UX untuk Siswa Multimedia”.

    Pelaksanaan

    Kegiatan berlangsung pada Selasa, 22 Juni 2026, pukul 09.00–13.00 WIB di SMKN 4 Bandung. Tim pengabdian dari Telkom University hadir bersamaan dengan dua tim lain yang juga bermitra dengan sekolah yang sama, sehingga acara pembukaan diselenggarakan secara bersama di Aula SMKN 4, dihadiri Kepala Sekolah, Bapak Yudi Kartiwa, S.Pd., SST, M.Pd., beserta sekitar 20–30 guru.

    Setelah sesi pembukaan dan sambutan, tim bergerak ke ruang kelas untuk memulai pelatihan. Sebanyak 24 siswa kelas XI dari jurusan Rekayasa Perangkat Lunak dan Teknologi Komputer Jaringan menjadi peserta sesi ini. Pelatihan dibuka oleh ketua tim, Dr. Ismail, S.Si., M.T., dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Aprianti Putri Sujana, S.Kom., M.T. Materi disampaikan selama kurang lebih 1,5 jam, mencakup konsep dasar UI/UX, proses desain berbasis pengguna, hingga demonstrasi langsung penggunaan Figma — perangkat lunak desain antarmuka yang banyak digunakan industri. Sesi tanya jawab berlangsung aktif, menunjukkan antusiasme peserta terhadap topik yang disampaikan. Kegiatan ditutup dengan sesi kuis berhadiah (door prize) yang disambut antusias oleh peserta. Tiga hadiah yang disediakan habis terbagi dalam waktu singkat.

    Hasil dan Dampak

    Survei umpan balik menunjukkan respons positif dari peserta: 82,5% menyatakan setuju atau sangat setuju bahwa materi sesuai dengan kebutuhan, jelas, dan mudah dipahami, serta berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan di masa mendatang. Melalui pelatihan ini, siswa diharapkan mulai menggeser paradigma desain mereka — dari sekadar membuat tampilan menjadi merancang solusi berbasis kebutuhan pengguna — sekaligus memiliki bekal awal untuk membangun portofolio digital yang relevan dengan industri kreatif Kota Bandung.

  • Optimalisasi Penggunaan Aplikasi Kecerdasan Artifisial dan Internet Sehat untuk Pembelajaran Siswa SMA

    Optimalisasi Penggunaan Aplikasi Kecerdasan Artifisial dan Internet Sehat untuk Pembelajaran Siswa SMA

    Pesantren Agrobisnis Tunas Qur’an Bandung merupakan lembaga tahfidz (penghafalan Al-Qur’an) mandiri yang berlokasi di Cimenyan, Kabupaten Bandung, tepatnya Jalan Siliwangi RT.06/RW.01, Mekarmanik, Kec. Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40137. Secara geografis pesantren ini terletak di bagian utara Kota Bandung. Pesantren Tunas Qur’an tidak hanya berfokus pada pendidikan agama dan penghafalan Al-Qur’an, tetapi juga membekali para santrinya dengan kemampuan wirausaha, manajemen, dan ketahanan pangan. Dengan tagline “Rumah untuk Para Hafidzah Pecinta Alam”.

    Pesantren Tunas Quran adalah lembaga pendidikan Islam yang berfokus pada pembelajaran Al-Qur’an dan pembentukan karakter generasi muda. Didirikan dengan semangat mencetak generasi hafidz yang tidak hanya kuat hafalannya, namun juga kokoh akhlaknya dan siap berkontribusi bagi peradaban. Dengan pendekatan terpadu antara ilmu, amal, dan akhlak, Tunas Quran menghadirkan lingkungan belajar yang mendalam secara spiritual, mendidik secara intelektual, dan mengasah keterampilan hidup secara aplikatif dan kontekstual. Program-program kami dirancang untuk membentuk santri yang Qurani, tangguh, dan berdaya guna di tengah tantangan zaman.

    Sebagai bagian dari visi pendidikan berkelanjutan, Tunas Quran juga mengembangkan diri sebagai Pesantren Agrobisnis, tempat santri belajar langsung mengenai ketahanan pangan, konservasi lingkungan, dan kemandirian ekonomi, semua berpijak pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Menuju generasi yang hafidz, mandiri, dan peduil. Pesantren Tunas Quran memiliki berbagai program dan kegiatan untuk hafidzah diantara lain:

    1. Tahfidz Al-Qur’an: Program utama dengan target hafalan yang terstruktur, seperti program “Pesantren Mahasiswa (Sansa)” dengan target hafalan yang sangat lancar.
    2. Agrobisnis dan Kewirausahaan: Para santri dilatih untuk mandiri melalui pengelolaan kebun sayur Mereka juga belajar bercocok tanam dan menjual produk dari masyarakat sekitar sebagai praktek kewirausahaan.
    3. Unit Kegiatan Mahasantri (UKM): Terdapat berbagai unit kegiatan untuk mengembangkan minat dan bakat santri, antara lain Pertanian, Peternakan, Media & Penyiaran, Olahraga, dan Dakwah.

    Seiring perkembangan teknologi, dunia pendidikan dituntut untuk beradaptasi dengan era digital yang semakin dinamis. Siswa dituntut untuk mampu memanfaatkan teknologi digital dalam meningkatkan kemampuan belajar yang interaktif dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran santri Pesantren. Salah satu teknologi yang semakin berkembang pesat adalah kecerdasan artifisial dan teknologi Internet. Pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam bidang pendidikan, seperti chatbot berbasis Natural Language Processing (misalnya ChatGPT), telah terbukti dapat membantu santri dalam pembelajaran di kelas, memperkaya variasi metode pembelajaran, serta meningkatkan keterlibatannya.

    Bagi santri Pesantren Agrobisnis Tunas Quran, penguasaan tools berbasis kecerdasan artifisial menjadi peluang untuk mengoptimalkan pembelajaran santri. Kecerdasan artifisial dapat membantu dalam pembuatan materi ajar yang lebih kontekstual, memberikan umpan balik lebih cepat, hingga mendukung personalisasi pembelajaran sesuai kebutuhan siswa. Namun, pemanfaatan kecerdasan artifisial masih memerlukan bimbingan agar para santri dapat menggunakannya secara tepat, etis, dan efektif. Oleh karena itu, melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas), Telkom University berinisiatif memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai optimalisasi penggunaan tools kecerdasan artifisial bagi santri Pesantren Agrobisnis Tunas Quran Bandung. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi santri dalam memanfaatkan teknologi digital, sehingga mampu mendorong terciptanya proses belajar mengajar yang inovatif, dinamis, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

  • Pengabdian Masyarakat Pembuatan Video Senam Ringan untuk Lansia di Perumahan Sukamenak Indah, Kabupaten Bandung

    Pengabdian Masyarakat Pembuatan Video Senam Ringan untuk Lansia di Perumahan Sukamenak Indah, Kabupaten Bandung

    Indonesia bergerak menuju era penuaan penduduk. Data Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan pada tahun 2035, jumlah lansia mencapai 11% dari total populasi. Statistik ini membawa pesan penting: kita harus siap memastikan generasi senior tetap aktif, sehat, dan mandiri. Akan tetapi, tantangan nyata sering kali menghalangi, mulai dari keterbatasan mobilitas hingga kurangnya panduan olahraga yang aman bagi mereka. Berkaitan dengan hal tersebut, tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) dari Telkom University yang dipimpin Bapak Ismail dari Program Studi S1 Terapan Teknologi Rekayasa Multimedia, berinisiatif melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk pembuatan video panduan senam ringan harian untuk warga lansia di Perumahan Sukamenak Indah RT 06 RW 01, Desa Sayati. Tim dibantu juga oleh Bapak Mindit Eriyadi (dosen S1 TRM) dan juga 3 orang mahasiswa yang bertugas sebagai editor video, yaitu Hanum Febriyani, Nurfitria Dynda Camelia, dan Fatkhur Royyan.

    Latar belakang program ini berakar dari kondisi warga lansia di wilayah Sukamenak Indah yang cenderung pasif secara fisik. Banyak yang ingin berolahraga namun khawatir risiko cedera atau merasa bingung karena instruksi yang terlalu rumit.

    Tujuan utama program ini adalah memberikan kendali penuh bagi lansia atas kesehatan mereka sendiri. Dengan akses video digital, ketergantungan pada instruktur luar dapat dikurangi. Selain itu, video ini diharapkan menjadi media edukasi berkelanjutan yang merekatkan hubungan antar-generasi, anak atau cucu dapat ikut menemani orang tua mereka berolahraga di rumah.

    Kegiatan dilaksanakan Sabtu, 6 Desember 2025, mulai pukul 12.00 hingga 15.00 WIB. Kegiatan pembuatan video ini melibatkan warga lokal sebagai tim pengambil gambar dan Bapak Sjaeful Adjiz, selaku Ketua RT 06, yang terjun langsung menjadi talenta peraga gerakan.

    Kegiatan abdimas ini menghasilkan 12 video gerakan senam ringan ditambah satu video pembuka. Gerakan yang dipilih meliputi:

    1. Kekuatan Kaki dan Keseimbangan: Box Squat, Wall Squat, Calf Raises, dan Leg Abduction.
    2. Kekuatan Otot Inti: Glute Bridge, Straight Leg Lift, dan Supine Marching.
    3. Kekuatan Tubuh Atas: Wall Push Up, Bicep Curl, dan Tricep Extension.
    4. Kelenturan: Gerakan Isometrik dan Dinamis.

    Produk akhir berupa video ini didistribusikan secara bertahap kepada warga melalui grup WhatsApp. Pendekatan digital ini dipilih karena praktis, mudah diulang, dan sangat relevan dengan pola komunikasi masyarakat saat ini. Video tersebut kini menjadi aset digital milik warga yang dapat diputar kapan saja, bahkan saat pertemuan rutin di balai warga.

    Ke depannya, program ini diharapkan tidak berhenti pada distribusi video saja. Bapak Ismail dan pengurus RT setempat berharap inisiatif ini memicu terbentuknya “Duta Olahraga Lansia”—peserta aktif yang memotivasi rekan sejawatnya. Dengan kesuksesan di RT 06 Sukamenak Indah, model pemberdayaan ini berpotensi besar untuk direplikasi di RW atau desa lain, membuktikan bahwa teknologi sederhana dapat membawa dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat yang tidak lagi produktif secara ekonomi.

  • 🎖️ JUARA 3: GEMASTIK TAHUN 2025 DIVISI X PENGEMBANGAN APLIKASI PERMAINAN 🎖️

    🎖️ JUARA 3: GEMASTIK TAHUN 2025 DIVISI X PENGEMBANGAN APLIKASI PERMAINAN 🎖️

    Dengan Bangga Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Multimedia Fakultas Ilmu Terapan mengucapkan selamat kepada Tim The HOOP berhasil meraih Juara 3 pada Divisi X – Pengembangan Aplikasi Permainan (Game Development) dalam ajang GEMASTIK.

    Anggota tim:
    Stefanus Sandy (S1.Tr. TRM)
    Muhammad Irhaz Wijaksana (S1.Tr. TRM)
    Hasbi Habiburrahman (S1.Tr. TRM)

    Dosen Pendamping:
    Rio Korio Utoro, S.Kom., M.T.

    Semoga dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk rekan-rekan mahasiswa yang lainnya untuk terus berprestasi!

    Salam Harmony, Excellence, Integrity

    TRM #FakultasIlmuTerapan #TelkomUniversity #GEMASTIK2023

  • Inovasi Pembelajaran Bahasa Sunda: Game Interaktif di SMP Telkom Bandung

    Inovasi Pembelajaran Bahasa Sunda: Game Interaktif di SMP Telkom Bandung

    Bahasa daerah adalah cerminan identitas budaya suatu masyarakat. Namun, tantangan kepunahan bahasa daerah adalah nyata akibat pembelajaran yang kurang efektif dan gempuran budaya luar. Menyadari hal ini, tim pengabdian masyarakat (abdimas) dari Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Multimedia (TRM) berinisiatif meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran Bahasa Sunda melalui pemanfaatan teknologi permainan. Tim ini beranggotakan dua dosen TRM, yaitu Dr. Ismail, S.Si., M.T. dan Mindir Eriyadi, S.Pd., M.T. Selain itu, tim ini juga dibantu oleh dua mahasiswa TRM, yaitu Muh. Fatih Akram Salim dan Muhamad Fikri Haikal.

    Kegiatan abdimas ini dilaksanakan di SMP Telkom Bandung, sebuah institusi pendidikan yang dikenal dengan fokus pada teknologi informasi dan komunikasi, serta program-program unik lainnya. Berlokasi di Jl. Radio, Citeureup, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, SMP Telkom Bandung merupakan mitra strategis dengan komunitas sekolah yang aktif dan kehadiran online yang kuat.

    Pada hari Selasa, 29 Juli 2025, pukul 09.00 – 12.00 WIB, tim abdimas tiba di SMP Telkom Bandung. Kedatangan tim disambut Ibu Oos Rosyatin, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan yang didampingi Ibu Teti Sakinah Purnamasari, S.Pd., selaku guru Bahasa Sunda. Sebanyak 10 siswa kelas 8 turut berpartisipasi dalam kegiatan yang bertempat di laboratorium IPA/Serbaguna ini.

    Meskipun sempat terkendala teknis dengan perangkat game arcade yang tidak berfungsi optimal, kegiatan tetap berlangsung dengan baik. Tim beradaptasi dengan melakukan permainan berbasis tanya jawab langsung, tanpa menggunakan perangkat tapping RFID. Pendekatan ini terbukti berhasil. Selama sesi permainan, siswa sangat aktif dalam menjawab pertanyaan, dan Ibu Teti Sakinah Purnamasari pun turut berpartisipasi aktif, menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan.

    Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB, ditutup dengan pembagian hadiah bagi peserta dan sesi foto bersama. Inisiatif ini menjadi awal bagi usaha yang harus terus dilakukan secara berkelanjutan untuk berinovasi dalam metode pembelajaran, khususnya melalui permainan. Inovasi dalam metode pembelajaran diharapkan mampu menumbuhkan kembali penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat melestarikan warisan budaya yang tak ternilai harganya ini.

  • Aplikasi Rumah Pendidikan: Portal Pendidikan Baru dengan Tiga Kelebihan Utama

    Aplikasi Rumah Pendidikan: Portal Pendidikan Baru dengan Tiga Kelebihan Utama

    Jakarta, 30 Januari 2025 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) resmi merilis portal pendidikan Rumah Pendidikan dalam tahap awal atau versi beta. Portal ini dapat diakses melalui laman rumah.pendidikan.go.id serta diunduh di perangkat Android melalui Play Store. Sementara itu, versi untuk pengguna iOS sedang dalam tahap pengembangan agar segera tersedia di App Store.

    Kepala Pusdatin, Yudhistira Nugraha, menyatakan bahwa Rumah Pendidikan akan terus dikembangkan setiap tahun dengan peningkatan kualitas layanan digital, infrastruktur, serta kolaborasi antar direktorat di Kemendikdasmen. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap ruang dalam portal ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

    Tiga Kelebihan Aplikasi Rumah Pendidikan

    Kemendikdasmen merancang Rumah Pendidikan dengan berbagai fitur unggulan yang mendukung digitalisasi pendidikan di Indonesia. Berikut adalah tiga keunggulan utama yang ditawarkan oleh portal ini:

    1. Mengurangi Sistem yang Tumpang Tindih

    Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen menjelaskan bahwa Rumah Pendidikan bukanlah pengganti aplikasi lama, melainkan sebuah platform yang menyederhanakan akses layanan pendidikan. Dengan adanya integrasi layanan, jumlah aplikasi yang sebelumnya mencapai lebih dari 986 kini telah disederhanakan menjadi hanya delapan ruang terintegrasi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas proses, mengoptimalkan pemanfaatan anggaran, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor pendidikan. Selain itu, pengembangan teknologi dalam portal ini tidak hanya berfokus pada guru dan tenaga kependidikan, tetapi juga mencakup seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem pendidikan Indonesia.

    2. Efisiensi dalam Anggaran dan Pengelolaan

    Dari segi efisiensi, Rumah Pendidikan diharapkan mampu menghemat lebih dari 60% biaya pengembangan teknologi pendidikan. Dengan konsolidasi layanan yang lebih terpusat, baik di tingkat kementerian pusat maupun dinas pendidikan daerah, pengelolaan anggaran menjadi lebih optimal. Platform ini juga memungkinkan pelaksanaan berbagai kegiatan seperti pelatihan, pengembangan kompetensi guru, dan perencanaan perbaikan sekolah secara lebih efektif. Dengan demikian, beban administratif dapat dikurangi dan pemangku kepentingan dapat lebih fokus pada pengembangan pendidikan berkualitas.

    3. Akses yang Mudah dan Terintegrasi

    Keunggulan lainnya dari Rumah Pendidikan adalah kemudahan akses layanan bagi seluruh aktor pendidikan. Guru, kepala sekolah, operator sekolah, dinas pendidikan, serta pemangku kepentingan lainnya kini tidak perlu lagi mengakses berbagai aplikasi berbeda. Semua layanan pendidikan dikonsolidasikan dalam satu ekosistem digital yang terpadu, sehingga mempermudah proses administrasi dan mendukung efektivitas pembelajaran. Pemerintah juga mengajak seluruh pihak, termasuk guru, kepala sekolah, mitra teknologi, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun ekosistem pendidikan digital melalui Rumah Pendidikan.

    Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, Rumah Pendidikan menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih modern, efisien, dan inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia.

    Referensi: Suara.com. (2025, 30 Januari). 3 Kelebihan Aplikasi Rumah Pendidikan Milik Kemendikdasmen, Portal Pendidikan yang Baru Dirilis Versi Beta. Diakses dari https://edukasi.sindonews.com/read/1523065/212/3-kelebihan-aplikasi-rumah-pendidikan-milik-kemendikdasmen-portal-pendidikan-yang-baru-dirilis-versi-beta-173822051Link Aplikasi Rumah Pendidikan : https://rumah.pendidikan.go.id/#/homepage

  • Peranan Multimedia dalam Teknologi Pesawat Terbang

    Peranan Multimedia dalam Teknologi Pesawat Terbang

    Pernahkah kamu bertanya-tanya, apa hubungan antara multimedia dengan dunia penerbangan?  Ternyata, peran multimedia dalam teknologi pesawat terbang lebih besar dari yang kita bayangkan! Mulai dari simulator pilot, sistem navigasi, hingga hiburan dalam pesawat, multimedia memiliki kontribusi yang sangat penting. Dalam episode terbaru podcast Botram D4 TRM, kita diajak untuk menggali lebih dalam topik menarik ini. Narasumber kali ini adalah Dr. Duddy Soegiarto, S.T., M.T., seorang dosen di program studi Teknologi Rekayasa Multimedia (TRM) sekaligus ahli di bidang avionics. Beliau membagikan wawasannya tentang bagaimana multimedia menjadi bagian tak terpisahkan dari kemajuan teknologi penerbangan.

    Simulator dan Virtual Reality: Latihan Tanpa Risiko

    Salah satu poin menarik yang dibahas adalah penggunaan simulator dan virtual reality (VR) dalam pelatihan pilot dan teknisi pesawat. Bapak Duddy menjelaskan bahwa dengan teknologi VR, teknisi bisa berlatih secara virtual sebelum terjun langsung ke pesawat sungguhan. Hal ini tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga menghemat biaya pelatihan. Bayangkan, seperti di film Iron Man, teknisi bisa mempraktikkan prosedur perbaikan secara virtual sebelum melakukannya di dunia nyata!

    Hiburan dalam Pesawat: Lebih dari Sekadar Layar

    Selain aspek teknis, multimedia juga berperan besar dalam meningkatkan pengalaman penumpang. Bapak Duddy menyoroti bahwa sistem hiburan dalam pesawat, seperti layar dan audio, masih bisa ditingkatkan. Misalnya, dengan membuat antarmuka yang lebih interaktif dan konten yang lebih menarik, penumpang akan merasa lebih nyaman dan terhibur selama penerbangan.

    Navigasi Bandara: Aplikasi yang Memudahkan

    Tidak hanya di dalam pesawat, multimedia juga bisa dimanfaatkan untuk memudahkan penumpang di bandara. Bayangkan ada aplikasi yang bisa membantu kita menemukan toilet, lokasi gate, atau bahkan tempat pengambilan bagasi dengan mudah. Bapak Duddy menekankan bahwa sistem informasi yang interaktif bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, terutama bagi mereka yang baru pertama kali menggunakan bandara tertentu.

    Peluang Magang dan Kerja Sama Internasional

    Bapak Duddy juga membagikan informasi menarik tentang peluang magang di Turkish Aerospace, sebuah perusahaan penerbangan ternama yang berlokasi di Bandung. Sayangnya, masih sedikit mahasiswa TRM yang memanfaatkan kesempatan ini. Padahal, magang di sana bisa menjadi pintu gerbang untuk karir di industri penerbangan internasional. Beliau menekankan pentingnya kemampuan bahasa Inggris sebagai kunci untuk bersaing di tingkat global. Ingin tahu lebih detail? Simak full percakapan inspiratif ini di YouTube D4 Teknologi Rekayasa Multimedia Tel-U episode BOTRAM –  Peranan Multimedia dalam Teknologi Pesawat Terbang
    Ditulis oleh: Muhamad Rajih Rabbani

  • Memodernisasi Dunia Penerbangan: Peran Strategis Teknologi Multimedia

    Memodernisasi Dunia Penerbangan: Peran Strategis Teknologi Multimedia

    Inovasi digital mengubah cara kita memandang industri penerbangan

    Podcast “Botram” baru-baru ini menghadirkan diskusi menarik tentang peran penting multimedia dalam teknologi penerbangan. Dengan menghadirkan Dr. Duddy Soegiarto, S. T., M. T., seorang pakar di bidang ini, podcast tersebut memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana teknologi digital telah mengubah wajah industri penerbangan modern.

    Teknologi Virtual Reality untuk Teknisi Pesawat

    Salah satu topik utama yang dibahas adalah penggunaan Virtual Reality (VR) dalam pelatihan teknisi pesawat. Dr. Duddy menjelaskan bagaimana teknologi immersive ini memberikan pengalaman belajar yang jauh lebih efektif dibandingkan metode konvensional.

    “Dengan VR, para teknisi dapat mempraktikkan keterampilan mereka dalam lingkungan yang terkontrol, mengurangi risiko kesalahan selama tugas pemeliharaan aktual,” ujar Dr. Duddy. Teknologi ini memungkinkan teknisi mengembangkan kemampuan pemecahan masalah dan meningkatkan kesiapan mereka untuk menghadapi tantangan di lapangan.

    Simulasi Penerbangan untuk Keselamatan Pilot

    Simulasi penerbangan juga mendapat sorotan khusus sebagai alat pelatihan penting bagi para pilot. Dr. Duddy menekankan bahwa simulator memberikan kesempatan bagi pilot untuk mengalami berbagai kondisi penerbangan dan situasi darurat tanpa risiko yang melekat pada penerbangan pesawat sungguhan.

    “Metode pelatihan ini tidak hanya membangun kepercayaan diri, tetapi juga membekali pilot dengan keterampilan yang diperlukan untuk menangani situasi tak terduga secara efektif,” tambahnya.

    Digitalisasi Instrumentasi Pesawat

    Podcast tersebut juga membahas kemajuan signifikan dalam digitalisasi instrumentasi pesawat. Instrumen digital menawarkan pemrosesan data real-time dan akurasi yang lebih baik, yang sangat penting untuk operasi penerbangan yang aman. Dr. Duddy menggarisbawahi pentingnya teknisi dan pilot untuk beradaptasi dengan perubahan ini, menyoroti kebutuhan akan pelatihan berkelanjutan dan pengembangan keterampilan seiring evolusi teknologi.

    Multimedia dan Pengalaman Penumpang

    Selain aspek teknis, multimedia juga berperan vital dalam meningkatkan pengalaman penumpang. Dari sistem hiburan dalam penerbangan hingga tampilan interaktif, teknologi ini menciptakan perjalanan yang lebih menyenangkan dan menarik bagi para pelancong.

    “Dengan memanfaatkan multimedia, maskapai penerbangan dapat membedakan layanan mereka dan meningkatkan kepuasan pelanggan, menjadikan terbang sebagai pilihan yang lebih menarik,” jelas Dr. Duddy.

    Pentingnya Sertifikasi dan Pendidikan Berkelanjutan

    Podcast “Botram” juga menekankan peran krusial sertifikasi bagi para teknisi. Dr. Duddy menegaskan bahwa sertifikasi bukan sekadar formalitas, melainkan tolok ukur penting untuk kualitas dan keselamatan dalam penerbangan.

    Beliau juga mengadvokasi pendidikan tinggi dan pembelajaran seumur hidup bagi mereka yang tertarik dengan karir di bidang penerbangan. “Dengan kemajuan teknologi yang pesat, para profesional di bidang ini harus terus meningkatkan keterampilan mereka untuk tetap kompetitif,” kata Dr. Duddy.

    Dorongan untuk Eksplorasi dan Inovasi

    Sebagai penutup, Dr. Duddy Soegiarto, S. T., M. T. mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan tahun-tahun kuliah mereka untuk pengembangan diri dan eksplorasi konsep-konsep inovatif. Beliau merekomendasikan kunjungan ke hanggar penerbangan untuk pemahaman yang lebih dalam tentang industri ini.

    “Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengamati aplikasi nyata dari studi mereka, menumbuhkan pemahaman yang lebih dalam tentang industri,” tambahnya. “Berinteraksi dengan para profesional di lapangan dapat menginspirasi mahasiswa untuk mengejar proyek dan ide inovatif, yang pada akhirnya berkontribusi pada kemajuan teknologi penerbangan.”


    Penulis: Muhammad Habib Yusuf

    Artikel ini diadaptasi dari podcast “Botram” yang membahas implikasi multimedia dalam teknologi penerbangan. Wawasan Dr. Duddy Soegiarto, S. T., M. T. memberikan gambaran komprehensif tentang bagaimana inovasi seperti VR dan instrumentasi digital membentuk masa depan industri penerbangan.Untuk mendengarkan episode lengkap podcast “Botram”, silakan kunjungi kanal resmi kami dan jangan lupa untuk menyukai, mengomentari, berlangganan, dan membagikannya kepada rekan-rekan Anda.

  • Mengenal NFC, Teknologi yang Menyokong Layanan Terbaru dari BI QRIS Tap

    Mengenal NFC, Teknologi yang Menyokong Layanan Terbaru dari BI QRIS Tap

    QRIS Tap, layanan pembayaran terbaru yang diluncurkan BI menggunakan teknologi NFC.

    Mengenal NFC: Teknologi di Balik Layanan Terbaru BI, QRIS Tap

    Jakarta, 2 Maret 2025 – Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan sistem pembayaran terbaru, QRIS Tap, yang mengadopsi teknologi Near Field Communication (NFC). Berbeda dengan sistem QR Code sebelumnya, QRIS Tap memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi hanya dengan menempelkan ponsel ke mesin pembaca, sehingga lebih praktis, efisien, dan aman. Layanan ini dijadwalkan mulai diterapkan pada kuartal pertama tahun 2025.

    Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menyampaikan bahwa seluruh persiapan dari aspek bisnis dan teknis telah dilakukan, termasuk kesiapan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan industri terkait. “Kita akan melakukan Tap NFC, kalau tidak ada halangan di triwulan I bisa implementasi,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta.

    Apa Itu NFC?

    Near Field Communication (NFC) adalah teknologi nirkabel yang memungkinkan dua perangkat untuk bertukar data dalam jarak maksimal 4 cm. NFC bekerja melalui gelombang radio berfrekuensi rendah dan tidak memerlukan koneksi internet atau kabel, mirip dengan Radio Frequency Identification (RFID) namun dengan jangkauan lebih pendek. Teknologi ini telah banyak diterapkan dalam smartphone, kartu kredit, tiket elektronik, dan perangkat wearable seperti smartwatch.

    Fungsi NFC dalam Kehidupan Sehari-hari

    NFC memiliki berbagai fungsi yang mempermudah aktivitas digital, di antaranya:

    1. Pembayaran Nirkontak
      NFC digunakan dalam sistem pembayaran contactless, memungkinkan pengguna cukup menempelkan kartu kredit atau smartphone ke mesin pembayaran tanpa perlu menggesek kartu atau memasukkan PIN.
    2. Penyimpanan dan Pemindahan Data
      Teknologi NFC memungkinkan pertukaran data antar perangkat dengan mudah, seperti mengirim foto, video, atau kontak hanya dengan menyentuhkan perangkat satu sama lain.
    3. Akses Keamanan dan Kontrol
      NFC banyak digunakan dalam sistem keamanan seperti kartu akses gedung atau hotel. Pengguna cukup menempelkan kartu atau perangkat ber-NFC ke pembaca untuk membuka pintu atau mengakses area terbatas, meningkatkan keamanan dan kemudahan akses.
    4. Sistem Transportasi Umum
      NFC juga diterapkan dalam layanan transportasi publik, seperti kartu transportasi atau pembayaran digital melalui ponsel untuk memasuki bus atau kereta.
    5. Perangkat Wearable
      Banyak perangkat seperti smartwatch atau gelang kebugaran telah mengadopsi teknologi NFC untuk mendukung koneksi dengan perangkat lain dan memfasilitasi transaksi digital.
    Cara Kerja NFC

    NFC beroperasi dengan memanfaatkan gelombang radio dan induksi elektromagnetik untuk transfer data antar perangkat. Teknologi ini melibatkan perangkat aktif, seperti ponsel atau mesin pembayaran, yang menghasilkan gelombang elektromagnetik, serta perangkat pasif, seperti kartu NFC, yang menerima gelombang tersebut tanpa perlu daya sendiri.

    NFC beroperasi pada frekuensi 13.56 MHz sesuai standar internasional, memungkinkan komunikasi jarak pendek yang aman. Dalam transaksi pembayaran, pengguna hanya perlu mendekatkan kartu atau perangkat NFC ke mesin pembaca, yang kemudian memverifikasi informasi dan memproses transaksi dalam hitungan detik.

    Keamanan NFC dalam Transaksi Digital

    Untuk menjaga keamanan transaksi, NFC dilengkapi dengan berbagai fitur perlindungan seperti enkripsi data dan tokenisasi. Enkripsi mencegah akses pihak ketiga terhadap data sensitif, sementara tokenisasi menggantikan informasi asli dengan kode unik yang hanya dapat diproses oleh sistem yang berwenang. Hal ini memastikan bahwa pembayaran digital menggunakan NFC tetap aman dan terlindungi dari potensi penyalahgunaan.

    Peluncuran QRIS Tap oleh Bank Indonesia menandai langkah maju dalam evolusi sistem pembayaran digital di Indonesia. Dengan integrasi teknologi NFC, transaksi akan menjadi lebih cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Seiring dengan perkembangan teknologi, NFC diprediksi akan semakin banyak diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan digital, mendukung efisiensi dan inovasi di berbagai sektor.

    Referensi:
    Tempo.co. (2025, 2 Maret). Mengenal NFC, Teknologi yang Menyokong Layanan Terbaru dari BI QRIS Tap. Diakses pada 03 Februari 2025 dari https://www.tempo.co/sains/mengenal-nfc-teknologi-yang-menyokong-layanan-terbaru-dari-bi-qris-tap-1214130

  • Wamenekraf Irene Umar: Edukasi Web3 Kunci Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

    Wamenekraf Irene Umar: Edukasi Web3 Kunci Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

    “Pemanfaatan teknologi Web3 sebagai strategi pembangunan ekonomi digital” (Supriyatna, 2025). – Dalam era digital yang semakin berkembang pesat, pemanfaatan teknologi Web3 menjadi salah satu faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menekankan pentingnya edukasi terkait teknologi ini guna menciptakan ekosistem yang berkelanjutan dan kompetitif di tingkat global. Hal tersebut disampaikan Irene dalam diskusi panel bertajuk Web3 Industry Outlook: Global and Indonesian Market Perspective 2025. Dalam kesempatan itu, ia
    menegaskan bahwa edukasi Web3 sangat diperlukan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada generasi muda serta para pelaku industri mengenai strategi membangun bisnis berbasis blockchain yang berkelanjutan dan cara menghadapi tantangan dalam ekosistem ini.

    Indonesia sebagai Pusat Inovasi Web3
    Irene menyoroti bahwa Indonesia memiliki banyak talenta unggul di bidang teknologi, dan dengan adanya akses internet yang semakin luas dalam satu decade terakhir, langkah selanjutnya adalah memberikan edukasi yang tepat agar pemanfaatan Web3 dapat lebih maksimal. Menurutnya, industri Web3 di Indonesia
    telah berkembang pesat, namun untuk memastikan keberlanjutannya, diperlukan dukungan dari pemerintah serta kolaborasi lintas sektor. “Kita [Indonesia] tidak boleh hanya menjadi pasar konsumen, kita tidak hanya menjadi target konsumen bagi para adopter. Kita punya builder, dan mereka ini butuh untuk diekspos, siapa saja gitu para builder yang ada di Indonesia,” ujar Irene. Ia menekankan bahwa industri teknologi dan aset kripto di Indonesia harus mendapatkan lebih banyak eksposur agar para pelaku lokal dapat dikenal dan diakui di tingkat global.

    Dukungan dari Industri
    Dalam diskusi yang sama, Head of Business Development dari platform exchange kripto Flipster, SangYup Kim, menyatakan bahwa perusahaannya siap mendukung pertumbuhan industri Web3 di Indonesia melalui berbagai inovasi dan penguatan komunitas. “Beberapa poin penting kami adalah kami merupakan exchange tanpa biaya. Kami memiliki komunitas yang sangat kuat di seluruh dunia dan menawarkan koleksi 250
    token yang sangat besar di platform kami. Setiap kali ada token yang berkualitas dan bereputasi tinggi, kami segera mendaftarkannya. Selain itu, kami mengadakan berbagai kampanye yang dapat dimanfaatkan oleh para pengguna,” ungkap SangYup Kim.

    Kolaborasi dalam Industri Web3
    Acara Web3 Industry Outlook: Global and Indonesian Market Perspective 2025 diselenggarakan oleh perusahaan crypto wallet Xellar dan dihadiri oleh berbagai pelaku industri Web3. Tak hanya dihadiri oleh komunitas kripto, acara ini juga menarik minat perusahaan besar dan individu yang masih baru dalam industri Web3 namun ingin memahami peluang yang tersedia. CEO Xellar, Daniel Suwahjo, menuturkan bahwa acara ini bertujuan untuk mempertemukan individu yang ingin terjun ke dunia Web3 dengan para ahli di
    industri ini. “Kami ingin memberikan kesempatan bagi mereka untuk bertemu dengan orang-orang yang memiliki pengalaman dan keahlian di industri ini agar mereka bisa membangun atau menciptakan sesuatu bersama-sama,” jelas Daniel. Dengan adanya inisiatif edukasi dan kolaborasi dari berbagai pihak, diharapkan ekosistem Web3 di Indonesia dapat berkembang lebih pesat, membuka lebih banyak peluang bagi para inovator lokal, dan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi digital nasional.

    Referensi
    Supriyatna, Iwan. “Wamenekraf Irene Umar: Edukasi Web3 Kunci Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia.” Suara.com, Februari 24, 2025. Diakses Februari 26, 2025.
    https://www.suara.com/bisnis/2025/02/24/162610/wamenekraf-irene-umar-edukasi-web3-kunci-pertumbuhan-ekonomi-digital-indonesia.

Secret Link